Saturday, May 07, 2005

SEPIA Modus

Mana yang penting, potensi kecerdasan seseorang atau penggunaan dari potensi kecerdasan tersebut? Walaupun keduanya penting, dalam kehidupan sehari-hari penggunaan kecerdasan memegang peran lebih penting. Bila seseorang memiliki potensi kecerdasan tinggi namun tidak menggunakannya (karena tidak sadar atau tidak berkehendak) maka potensi kecerdasannya itu tidak berguna.

Karena mengukur potensi kecerdasan seseorang sangat sulit (kabarnya kita hanya menggunakan 2 persen saja dari seluruh potensi otak!) maka lebih praktis untuk mengenali sejauh mana kita telah menggunakan potensi kecerdasan kita. Melalui kebiasaan-kebiasaan dari perilaku sehari-hari kita dapat menduga sejauh mana kecerdasan yang ada dalam diri seseorang telah digunakan. Pola penggunaan kecerdasaan oleh seseorang ini kami sebut sebagai SEPIA MODUS.

Apa kecerdasan yang paling sering Anda pakai? Intelektual IQ? Power IQ? Atau Spiritual IQ? Temukan jawabannya lewat SEPIA Modus Assessment Tool.

Download sekarang juga. GRATIS!

Perusahaan Cerdas SEPIA

Seperti manusia, sebuah organisasi kini dipandang bagaikan individu. Organisasi dapat memiliki karakter dan juga kompetensi. Dengan demikian, kerangka SEPIA dapat digunakan untuk evaluasi harmoni sebuah perusahaan. Bagaimana sisi Spiritual perusahaan tersebut? Bagaimana sisi Emosional nya? Bagaimana pula dengan Power, Intelektual dan Aspirasi nya?

Spiritual. Perusahaan-perusahaan besar yang bertahan lama seperti Disney, GE, dsb, ternyata memiliki nilai-nilai spiritual yang diwariskan. Nilai-nilai spiritual ini biasanya tertuang dalam misi perusahaan. Disney misalnya, mempunyai misi sederhana namun jelas pesannya, "Make People Happy". Ini adalah sebuah nilai spiritual yang bila diresapi oleh pelakunya akan memunculkan suatu perasaan yang mendalam. Bayangkan, bila seseorang tahu bahwa semua tindakannya, kerja kerasnya, dedikasinya, akan membuat orang lain yang dilayaninya menjadi senang dan gembira, tentu motivasi spiritual dirinya akan bangkit. Bukankah merupakan suatu perbuatan mulia ketika kita dapat membuat gembira orang lain? Misi perusahaan yang mempunyai nilai spiritual tinggi akan membawa makna yang mendalam bagi karyawannya. Perusahaan semacam ini dapat berharap mendapatkan orang-orang terbaik dengan motivasi tinggi.

Emosional. Seperti layaknya individu, keberhasilan perusahaan juga ditentukan oleh karakter budaya perusahaan. Nilai-nilai utama seperti ketekunan, kesabaran, kesalingtergantungan (interdependensi), simpati-empati, budaya pembelajar, dll, adalah bentuk-bentuk karakter emosi perusahaan-perusahaan yang unggul. Seperti manusia, perusahaan yang mempunyai 'kecerdasan emosi' tinggi akan berpeluang lebih besar untuk sukses.

Power. Sudahkan perusahaan kita mengembangkan kecerdasan power? Mampukah mendeteksi kekuatan sendiri maupun pihak lain, kemudian mengelolanya? Mampukah menjalin sinergi untuk menciptakan lompatan kuantum dalam produktifitas? Perusahaan yang memiliki kecerdasan power akan terus secara kreatif menciptakan sinergi dengan pihak lain, dan memanfaatkan seluruh sumber daya baik jaringan, keuangan, aspek legal, politik, strategi, citra yang baik, dan berbagai bentuk kekuatan lainnya.

Intelektual. Kekuatan daya cipta menjadi tumpuan utama menghasilkan produk maupun jasa yang dibeli oleh pelanggan. Perusahaan yang berkelanjutan (sustain) memerlukan syarat daya cipta, baik murni hasil sendiri, maupun adaptasi dari pihak lain. Daya cipta ini terwujud baik dalam bentuk barang, sistem, pelatihan, gagasan, dan lainnya. Daya cipta adalah energi yang membuat perusahaan mampu terus berkembang. Dapatkah kita menyebutkan kekuatan 'kecerdasan intelektual' organisasi kita?

Aspirasi. Inilah panduan utama yang memberi inspirasi bagi seluruh komponen perusahaan. Aspirasi sering disebut sebagai Visi perusahaan. Ini adalah bayangan keadaan atau kondisi perusahaan di masa depan. Menjadi seperti apakah perusahaan kita 5 tahun lagi, 10 tahun lagi, 20 tahun lagi? Kecerdasan aspirasi sebuah perusahaan yang diwujudkan dalam bentuk Visi yang inspiratif akan memberikan panduan yang jelas bagi seluruh karyawan untuk mewujudkannya.

SEPIA adalah kerangka evaluasi untuk menyeimbangkan dan mengharmoniskan berbagai sisi perusahaan. Dengan keseimbangan karakter dan kompetensi, perusahaan akan berpeluang lebih baik untuk meraih sukses.

Menyeimbangkan Pengembangan Kecerdasan

Alam diciptakan dalam keseimbangan. Demikian pula dalam mengelola kecerdasan manusia perlu seimbang. Untuk hidup seimbang kita perlu malam dan siang, beban sama di kiri dan kanan, libur dan kerja, bahkan kita memerlukan kesedihan untuk mampu merasakan kegembiraan,. Mengikuti terminologi yin dan yang, maka busur lingkaran A, S, E (Aspiration-Spiritual_Emotional) adalah lingkaran yin, yakni aspek batin yang mendalam dari diri manusia. Menggunakan istilah yang lebih sering digunakan sekarang, ini adalah domain karakter manusia. Sedangkan busur lingkaran I dan P (Intellectual-Power) adalah yang, yakni aspek lahir dari diri manusia. Elemen I dan P ini adalah domain kompetensi manusia. Orang yang memiliki I dan P tinggi , bisa memiliki kompetensi yang hebat, namun hal ini tidak menjamin bahwa ia sekaligus bisa menjadi seseorang yang bahagia, luas dadanya dan selalu berfikir positif. Hal – hal yang disebut terakhir lebih dekat kepada karakter, dan diwakili oleh busur lingkaran ASE.

Keseimbangan menjadi hal yang paling penting di dalam kehidupan modern ini. Kita telah melihat banyak orang yang menjalani hidup secara timpang. Ada yang mendidik anaknya hanya untuk mengembangkan IQ, sehingga hasilnya anak dapat tmbuh pintar namun lemah dalam kendali moral. Bisa jadi kegiatan anak ini nantinya hanya menyebabkan kehancuran dunia! Ada juga yang berpikiran bahwa yang penting hanyalah agama, sehingga mengembangkan kehidupan dengan dasar SQ saja, tanpa ambisi apapun, dan miskin prestasi. Dan ada pula seorang yang penuh ambisi, punya AQ tinggi, berhasil mewujudkan banyak prestasi, namun hidupnya merasa hampa tanpa makna.

Matahari SEPIA, sebaliknya, sangat menekankan pentingnya keseimbangan pengembangan semua kecerdasan. Karakter dan kompetensi sama pentingnya. Kehilangan salah satu elemen yin-yang ini akan menyebabkan bencana kegagalan. Ibarat mobil yang berjalan dengan mesin yang sangat kuat, berlari dengan kencang, namun tiba-tiba sadar bahwa rem nya blong, tidak dapat menghentikan laju mobil. Pedal gas tanpa pedal rem pastilah sebuah kekonyolan!

Tujuan ultima dari konsep SEPIA tidak lain adalah menyadarkan kita untuk mengembangkan secara seimbang busur yin ASE dan busur yang IP dalam diri kita. Itulah mengapa matahari SEPIA digambarkan dengan lingkaran yin-yang untuk melambangkan keseimbangan karakter-kompetensi, dengan lima sinar yang menggambarkan berbagai karunia kecerdasan. Melalui pengembangan karakter dan kompetensi secara seimbang diharapkan akan lahir manusia yang harmonis, yang siap untuk menerima karunia Nya yakni kebahagiaan di dunia dan di akhirat.

Welcome back!

Salam.


Situs ini sempat lama mati suri karena kerusakan server. Karena kami yakin interaksi itu perlu, maka kami menggunakan fasilitas blog ini untuk menjalin komunikasi, menyampaikan pemikiran baru dan bertukar pikiran.


motto kami adalah : beramal dengan berbagi

Silahkan memberikan tanggapan, pertanyaan, dan usulan dengan bebas. Lebih penting lagi bila Anda bersedia berbagi pengalaman untuk meningkatkan pemahaman kita tentang SEPIA.

Terimakasih, dan selamat bergabung.